Vici Gaming yang memiliki performa luar biasa di sepanjang turnamen OGA Dota Pit 2020 Online regional Cina sukses keluar sebagai juara setelah di partai grand finals kembali sukses mengalahkan PSG.LGD.

Pada pertandingan yang digelar dengan format best-of-five (BO5) itu, Vici Gaming sempat tertinggal di game pertama. Namun mereka sukses bangkit tanpa perlu memainkan game kelima alias terakhir. Keberhasilan mereka menjadi juara ini juga tak lepas dari performa hebat dari Zhang “Eurus” Chengjun.

Game Pertama

Pada game pertama dari seri BO5 ini, Vici Gaming menerapkan strategi agresif dan mencoba untuk menginisiasi beberapa team-fight. Namun, PSG.LGD yang memiliki jajaran hero dengan mobilitas lebih tinggi sangat cocok untuk mengatasi gaya bermain Vici Gaming.

Sepanjang permainan, Vici Gaming terlihat kesulitan untuk bisa memenangi team-fight hingga Medusa yang dikendalikan Zeng “Ori” Jiaoyang mencoba peruntungan dengan menggunakan Divine Rapier.

Namun, line-up hero PSG.LGD yang superior sukses menjatuhkan Medusa dan Divine Rapier tersebut jatuh ke tangan Phantom Lancer milik Yang “Chalice” Shenyi dan membuat Vici Gaming tak bisa lagi berbuat banyak untuk menghindar dari kekalahan.

Game Kedua

Sementara pada game kedua, Vici Gaming memutuskan untuk kembali bermain dengan menganfalkan Medusa dan Mars untuk Ori dan Eurus. Kali ini hasilnya jauh lebih baik.

Dengan Arc Warden dari Chalice dan Ember Spirit milik Lu “Somnus`M” Yao yang kesulitan di sepanjang pertandingan, jajaran hero Vici Gaming sukses memenangi sebagian besar team-fight. Pada game ini, Zhou “Yang” Haiyang memiliki kinerja yang sangat menonjol dengan hero Beastmaster-nya dengan KDA 8/1/16.



Game Tiga

Pada game ketiga, Vici Gaming berhasil memastikan kemenangan dengan cepat dan mudah, karena sepenuhnya PSG.LGD tampil buruk. Morphling milik Eurus sukses mengendalikan permainan untuk memastikan kemenangan dengan KDA sempurna, 10/0/6.

Game Empat

Pertandingan pun dilanjutkan ke game keempat yang bisa menjadi penentu bagi Vici Gaming, namun PSG.LGD sempat mendapatkan momentum untuk memenangi pertandingan setelah mereka sukses menghancurkan barak-barak lawan di midlane.

Namun setelah Eurus yang bermain menggunakan hero Slark sukses menjatuhkan Templar Assassin milik Somnus`M sekaligus menghentikan Mega Kill-nya, Vici Gaming melanjutkan berbalik mendominasi permainan dengan berhasil menciduk hero-hero core PSG.LGD.

Setelah Vici Gaming berhasil mendapatkan beberapa pickoff kunci berikutnya kepada hero PSG.LGD, mereka pun sukses memastikan kemenangan setelah Chalice dan Somnus`M tak mampu lagi meredam serangan Vici Gaming di markas mereka.

Keberhasilan Vici Gaming menjadi juara ini membuat merek aberhak untuk mendapatkan hadiah utama sebesar US$25.000. Sementara PSG.LGD harus puas dengan hadiah US$13.000. Sedangkan di posisi ketiga dan empat ditempati oleh EHOME dan Royal Never Give Up.

Setelah berhasil menjuarai ONE Esports Dota 2 World Pro Invitational di Singapura pada Desember 2019, Vici Gaming tetap aktif mengikuti berbagai turnamen regional Dota 2 online dan mendapatkan posisi akhir yang baik.

Meski demikian, OGA Dota Pit 2020 Online ini adalah turnamen online pertama yang berhasil mereka menangi sejak Valve memutuskan untuk menunda Dota Pro Circuit (DPC) 2019-2020 akibat pandemi COVID-19.

BACA JUGA: BLAST ikut terjun ke scene kompetitif Dota 2 dengan hadirkan turnamen Bounty Hunt