Team Aster hancurkan Alliance di grand final StarLadder ImbaTV Dota 2 Minor. Tim Cina ini datang ke turnamen sebagai favorit juara, tapi efisiensi dan keterampilan draft mereka melebihi ekspektasi para penggemar.
Aster memenangkan pertandingan dengan skor 3-1. Hanya game 3 yang Alliance bisa memenangkan setelah mereka berhasil jatuhkan Antimage (Hero Carry yang dipilih Aster).
- Dota Summit 12 resmi digelar beberapa hari sebelum Los Angeles Major
- Sempat unggul, BOOM harus akui kekalahan atas GAMBIT di ImbaTV Minor
Game pertama, Aster mengejutkan Alliance dengan memilih Death Prophet. Tim Cina memanfaatkan kemampuan push Hero itu untuk menghancurkan tower demi tower.
Alliance coba mengganti strategi dengan memilih Medusa untuk jadi Hyper Carry di tangan Nikolay “Nikobaby” Nikolov dan Dragon Knight yang bisa berikan kemenangan di pertandingan sebelumnya.
Namun game kedua justru kembali jadi panggung untuk Team Aster. Kee Chyuan “ChYuan” Ng jadi aktor utama dengan Storm Spirit-nya. Nikobaby gagal menjadi Super Carry seperti yang biasa dia lakukan.
Aster putuskan mengambil Antimage sebagai Hero Carry di game ketiga. Sccc yang gunakan Hero tersebut berhasil meninggalkan lawan-lawannya dalam raihan networth.
Satu kesalahan dilakukan Sccc dan Alliance berhasil menjatuhkan Carry tersebut. Kehilangan motor serangannya, Aster tidak bisa menahan gempuran lawan dan menyerah di game tiga ini.
Itu jadi satu-satunya game yang bisa Alliance menangkan. Di game empat, Aster gunakan kombo Clasik Io dan Gyrocopter, sedangkan Alliance memilih Death Prophet dan Faceless Void.
Aster membungkam strategi team fight Alliance dengan penyelamatan gemilang dari Io. Dengan draft yang sangat efisien, Aster amankan trofi pertama mereka di turnamen DPC di musim ini. Selain mendapatkan uang sebesar US$72.000 (Rp1 miliar) dan 140 poin DPC, tim Cina itu juga dapatkan tiket ESL One Los Angeles Major.
BACA JUGA: Segala hal yang perlu diketahui soal kualifikasi regional ONE Esports Dota 2 Jakarta Invitational
