DPC 2021/2022 Eastern Europe Tour 2 (DPC EEU) telah ditunda sampai batas waktu yang tidak ditentukan oleh Valve pada bulan Maret lalu. Kini turnamen tersebut dilaporkan akan kembali bergulir minggu depan.
Menurut laporan dari escorenews.com, DPC EEU musim ini akan dimainkan dalam format yang dipercepat untuk mengejar jadwal Stockholm Major yang berlangsung dari 12 hingga 22 Mei karena ada tiga slot untuk tim-tim Eropa Timur di Major tersebut.
Persiapan untuk DPC 2021/2022 EEU
Laporan Escorenews menulis bahwa Alexey “Storm” Tumanov, seorang caster Ukraina, mengatakan bahwa musim ini akan dilanjutkan pekan depan dan hanya berlangsung selama beberapa hari saja.
Maria “Inverno” Gunina, direktur olahraga HellRaisers, memposting bahwa “jendela transfer tiba-tiba terbuka” dan mempertanyakan apakah ada tujuan tertentu dalam fenomena mengejutkan tersebut.
Beberapa tim mungkin absen di Stockholm Major

Meski DPC EEU bisa mengejar jadwal Stockholm Major, beberapa tim mungkin masih tetap absen.
DPC China memang tetap berlanjut sesuai jadwal meski mengalami sedikit penundaan karena COVID-19, tapi para pemain dari region tersebut mungkin tidak bisa atau tidak mau meninggalkan negaranya.
Kini China sedang mengejar kebijakan nol-COVID untuk menghilangkan virus sepenuhnya dari negara itu. Kebijakan tersebut diikuti dengan langkah-langkah drastis untuk mencoba menghentikan virus yang semakin menular. Menurut laporan dari BBC, pagar hijau didirikan di luar gedung atau tempat yang penghuninya dinyatakan positif COVID-19.
“Jika saya adalah pemain yang bersaing di turnamen tersebut (Stockholm Major), saya tidak akan hadir,” tulis Dimitri “GodBlessMali” Vallette, seorang tokoh esports Tiongkok. “Shanghai (dan China) tengah berusaha mencapai nol kasus. Bayangkan apa yang akan terjadi pada sekelompok orang kembali dari Eropa?”
Bahkan jika pemain diizinkan pergi ke negara lain, besar kemungkinan mereka yang tertular virus di luar negeri tidak dapat kembali ke China, seperti yang terjadi pada Team Aster dan Invictus Gaming. Setelah anggotanya dinyatakan positif COVID pasca TI10, mereka tertahan di Rumania selama berbulan-bulan dan menyebabkan penundaan pada turnamen DPC China.
Ikuti kanal resmi ONE Esports Indonesia di Instagram, Facebook dan TikTok untuk mendapatkan berita, panduan, dan highlight Dota 2 lainnya.
BACA JUGA: Lima hero support Dota 2 untuk pemula