Di kancah Dota 2 Amerika Utara, hanya sedikit tim yang bisa dikatakan setara dengan Cloud9 dalam hal pencapaian, namun performa roster baru mereka akhir-akhir ini jauh dari kata ‘membanggakan’.
Kekalahan atas Quincy Crew di BTS Pro Series kemarin merupakan kekalahan kesepuluh secara beruntun Cloud9. Dari 22 pertandingan yang sudah dijalani sejak dibentuk pada Maret lalu, tim ini hanya bisa mengoleksi dua kemenangan saja.
- Tampil tak meyakinkan dalam tiga game, OG takluk dari Vikin.gg
- ESL One LA: Secret masih terlalu tangguh untuk NiP
Kiprah EternaLEnVy cs di BTS Pro Series sangat mengecewakan dengan catatan tiga kekalahan tanpa kemenangan. Kendati demikian, mereka masih bisa lolos ke playoff jika mampu menyapu bersih kemenangan di sisa pertandingannya.
Di awal pengenalannya, roster baru Cloud9 memiliki potensi untuk berbicara banyak di scene Dota 2. Mereka memiliki offlaner terbaik di Amerika Utara Jingjun “Sneyking” Wu, carry top tier Marcus “Ace” Hoelgaard, serta dua veteran MISERY dan pieliedie. Cukup mengejutkan tim ini jelas bertabur bintang tetapi meraih hasil mengecewakan.
Pengumuman kembalinya Cloud9 ke Dota 2 disambut hangat para penggemar, terlebih mereka datang dengan EternaLEnVy, pemain yang pernah membawa tim ke titik tertinggi.
Pada masa keemasannya, Cloud9 berhasil menduduki posisi kelima di The International 2014. Mereka juga pernah menjadi runner-up di turnamen-turnamen besar seperti World Electronic Sports Games 2016, World Cyber Arena 2014, dan Dota 2 Asia Championships 2015.
BACA JUGA: Alliance resmi perkenalkan mantan pemain sebagai kapten baru tim
