Tim Dota 2 BOOM Esports harus mengawali langkah mereka di turnamen Beyond the Summit (BTS) Pro Series region Asia Tenggara (SEA) dengan kekalahan setelah tak bisa berbuat banyak menghadapi permainan Reality Rift.
Pada pertandingan yang digelar secara online pada Sabtu (11/4/2020), BOOM Esports harus mengakui keunggulan Reality Rift dengan skor telak 2-0. Kemenangan tersebut pun seakan terlalu mudah untuk dilepas oleh Dreamocel dkk.
Pada game pertama, Reality Rift sudah menunjukkan dominasi mereka sejak awal pertandingan, baik dalam hal skor kill dan net worth, setelah sukses meraih tiga kill pertama dan melakukan farming yang baik.
Dari waktu ke waktu, BOOM Esports semakin tertinggal dari Reality Rift hingga membuat pertandingan berlangsung tak berimbang. Terlebih tim asal Singapura itu bermain cukup kompak dan solid.
BOOM Esports sempat mendapat momentun setelah sukses memukul mundur Reality Rift dari daerah pertahanan sendiri dengan mampu menjatuhkan empat hero. Namun, hal tersebut tak cukup bagi BOOM Esports untuk mengambil alih kendali permainan dan harus menyerah saat laga memasuki menit ke-35 dengan skor kill telak 30-11.
- Tampil tak meyakinkan dalam tiga game, OG takluk dari Vikin.gg
- ESL One LA: Secret masih terlalu tangguh untuk NiP
Sementara pada game kedua, BOOM Esports sempat mengambil alih kendali permainan sejak awal permainan. Bahkan dalam 13 menit pertama mereka sempat unggul net worth dan skor kill 14-4. Namun sesaat setelah itu, Reality Rift berhasil bangkit dan membuat BOOM Esports compang camping.
Kondisi ini terus berlanjut hingga pada menit ke-17 Reality Rift unggul segalanya dari BOOM Esports, baik dalam hal skor kill dan net worth. Kondisi ini terus berlanjut hingga BOOM Esports sudah harus takluk pada menit ke-22 dengan skor kill 25-18.
Meski mengalami kekalahan, perjalanan BOOM Esports di ajang BTS Pro Series ini masih panjang peluang lolos ke babak play-off dengan menempati posisi 4 besar masih terbuka lebar, meski tak akan mudah karena persaingan tim-tim Dota2 di SEA sangat ketat.
