Kabar mengejutkan datang dari divisi Dota 2 Alliance. Jelang bergulirnya Dota Pro Circuit (DPC) 2019-2020 dan ketika beberapa tim lain telah rampung membentuk kekuatan baru, juara The International 2013 (TI3) itu justru melepas semua pemain mereka.
Hal ini diungkapkan langsung oleh pihak Alliance melalui akun Twitter mereka. Langkah ini diambil setelah para pemain mengungkapkan keinginan mereka untuk bermain dengan suasana yang baru pada musim mendatang.
“Hari ini sangat menyedihkan bagi Alliance karena harus berpisah dengan tim yang kami cintai. Segala kerja keras, momen buruk dan bahagia telah kami lalui,” ucap pelatih Aliance, Jonathan” Loda “Berg.
“Namun, kami juga merasa senang dan bangga bisa melalui perjalanan ini bersama, dapat tumbuh bersama para pemain yang telah menjadi bagian penting dari karier mereka.”
- BOOM Esports langsung dipertemukan dengan Geek Fam di kualifikasi tertutup ESL One Hamburg 2019
- Demi tingkatkan tim esports dan puaskan fan, Manchester City kerja sama dengan FaZe Clan
Kabar ini tentu sangat mengejutkan, mengingat Alliance merupakan salah satu tim Dota 2 terbaik di dunia dan baru kembali tampil di The International pada edisi 2019 (TI9) setelah absen pada dua gelaran sebelumnya.
Selain itu, performa Alliance saat ini juga terbilan stabil bersama para pemain yang telah bergabung dengan mereka sejak 2017 seperti Michael “miCKe” Vu, Maximilian “qojqva” Bröcker, Samuel “Boxi” Svahn, Tommy “Taiga” Le, dan Aydin “iNSaNiA” Sarkohi.
Belum diketahui langkah apa yang akan diambil oleh Alliance dalam membentuk tim baru dalam waktu singkat jika tidak ingin absen di turnamen Minor dan Major DPC 2019-2020 yang akan digelar pada November mendatang.
BACA JUGA: Cita-cita mulia N0tail ketika pensiun dari Dota 2