Sial benar nasib Alliance. Salah satu tim yang divisi Dota 2-nya terbilang berkualitas itu harus gugur di hari pertama playoff The International 2019. Semakin parah karena pulangnya Alliance terjadi karena blunder kaptennya sendiri.

Adalah Aydin “Insania” Sarkohi, yang membuat mental Alliance jatuh pada round 1 lower bracket TI9. Menghadapi tim kuda hitam, Royal Never Give Up, Alliance kalah hanya dalam waktu 43 menit.

Masalah bermula pada saat draft pick. Insania seakan tidak konsentrasi ketika memilih hero. Pada satu momen ia menyangka sudah waktunya untuk memilih hero lawan yang dibanned, tapi nyatanya itu adalah waktu untuknya memilih hero bagi tim.

Benar saja, Insania memilih Gyrocopter sebagai hero yang dipakainya. Padahal niat hati ia ingin mem-banned hero tersebut.

Insania menyadari itu dan terlihat langsung panik. Rekan-rekannya mencoba untuk menenangkan sang kapten, tapi nasi sudah menjadi bubur, Gyrocopter masuk ke dalam roster Alliance.

Hal ini membuat RNGU semakin bersemangat bermain. Mereka sadar Insania salah pick bahkan salah satu player sempat menertawakannya.

Alliance sebenarnya tak bermain buruk. Tapi salah pick itu menjadi awal petaka yang mana RNGU akhirnya memenangi pertandingan.

Langkah RNGU bahkan terus berlanjut setelah di round 2 lower bracket juga berhasil mengalahkan salah satu tim besar Virtus.pro dua game langsung 2-0.

Setelah pertandingan Insania langsung meminta maaf kepada fans lewat Twitter. Beruntung, ia mendapat dukungan luar biasa dari netizen.