Jelang bergulirnya turnamen minor ketiga pada Dota Pro Circuit (DPC) 2019-2020, StarLadder ImbaTV Minor, pada 5 hingga 8 Maret 2020, sebuah perubahan terjadi di mana organisasi esports asal Kroasia, CR4ZY, masuk sebagai pengganti Fighting PandaS.
Hal ini terjadi setelah CR4ZY berhasil mengakuisisi semua roster yang dimiliki Fighting PandaS, setelah tim asal region Amerika Utara itu terguncang oleh kepergian mendadak dari Jacky “EternalEnVy” Mao dan Jingjun “Sneyking” Wu sebelum tampil di StarLadder ImbaTV Minor 2020. Kedua pemain tersebut kini telah resmi menjadi bagian dari Cloud9.
Sebelumnya, Fighting PandaS telah memutuskan untuk memboyong Oliver “skiter” Lepko dan Maurice “KheZu” Gutmann untuk menggantikan posisi EternalEnVy dan Sneyking, masing-masing di Posisi 1 dan 3 tim, sebelum pada akhirnya diakuisisi oleh CR4ZY.
Kini tim CR4ZY tersebut akan dilatih oleh mantan kapten Geek Fam yang memilih hengkang dari tim pada Januari 2020 lalu, Kim “DuBu” Doo-young.
Berikut susunan roster CR4ZY untuk StarLadder ImbaTV Minor dan DPC 2019-2020:
- Oliver “skiter” Lepko
- Jonathan “Bryle” Santos De Guia
- Maurice “KheZu” Gutmann
- David “MoonMeander” Tan
- Kurtis “Aui_2000” Ling
- Dota Summit 12 resmi digelar beberapa hari sebelum Los Angeles Major
- Dua pelatih tim Dota 2 mengecam format baru untuk DPC 2020-2021, terutama soal hadiah
“Kombinasi pemain berpengalaman dan berprestasi seperti pemenang TI (TI5) pada diri Aui_2000, pemenang dua kali turnamen major MoonMeander dan tiga kali tampil di TI, KheZu, bersama dengan para talenta muda seperti skiter dan Bryle adalah salah satu yang kami percaya akan membawa tim menuju kemenangan,” tulis ofisial CR4ZY dalam sebuah pernyataan.
CR4ZY memiliki ambisi untuk bisa tampil di The International 2020 (TI10), di mana dari daftar roster yang mereka miliki saat ini telah berada di posisi ke-12 di papan peringkat DPC dengan raihan 250 poin DPC.
Kesempatan mereka terbula lebar untuk memenuhi ambisi tersebut jika mampu menjuarai StarLadder ImbaTV Minor dan tampil di ESL One Los Angeles Major serta masih memiliki dua turnamen minor dan major lainnya di sisa DPC 2019-2020.
BACA JUGA: Valve perkenalkan sistem MMR Dota 2 yang baru
