Pada off-season jelang Dota Pro Circuit 2019-2020 digelarm Natus Vincere (Na’Vi) melakukan sebuah kejutan dengan merekrut Ilyas “Ilias” Ganeev yang merupakan pemain pubstar.
Bagi yang belum mengerti, pubstar adalah istilah dilingkungan gamer MOBA bagi pemain dengan kemampuan individual di atas rata-rata ketika bermain sendiri di public alias non-ranked games. Seorang pubstar biasanya individualistis dan tidak bisa bekerja sama secara tim.
Hal ini menjadi sebuah kejutan tersendiri bagi Na’Vi dan mengundang pertanyaan di kalangan fan dan pencinta Dota 2 yang sudah lama menunggu kebangkitan tim asal CIS itu.
- Penyelenggara GESC Indonesia dituntut karena gagal membayar hadiah turnamen
- Kepercayaan diri dan sikap positif adalah faktor penentu kesuksesan di dunia esports
Dalam sebuah kesempatan di sela-sela gelaran ONE Dota 2 World Pro Invitational di Singapura, ONE Esports berkesempatan mewawancarai salah satu offlaner andalan Na’Vi, Pavel “9pasha” Khvastunov, dan menanyai perihal keputusan tim merekrut Ilias.
“Dia adalah pemain dari matchmaking yang kami temukan karena beberapa di antara kami telah bermain dengannya dalam beberapa pertandingan dan mereka semua mengatakan bahwa Ilias adalah pemain yang bagus,” ucap 9pasha.
“Setelah itu kami memintanya untuk bermain dalam beberapa game uji coba dan setelah melakoni beberapa pertandingan, kami sepakat dan memutuskan bahwa dia adalah pemain yang sangat bagus,” tuturnya.
Di dalam roster Na’Vi, Ilias melakoni role sebagai Support di Posisi 5. Namun, 9pasha mengatakan bahwa Ilias bisa menghadirkan lebih banyak dalam permainan tim.
“Dia tidak hanya bermain bagus dengan her-hero yang sesuai dengan posisinya, tetapi juga dapat membantu permainan kami dengan idenya sendiri. Setiap kali kami melakukan kesalahan, dia akan selalu memberi tahu kami,” kata 9pasha.
BACA JUGA: Team Liquid tak mampu berbicara banyak di ONE Dota 2 WPI akibat kurang persiapan
