Perusahaan penyelenggara turnamen RFRSH Entertainment kini telah mengumumkan 12 tim besar Counter-Strike: Global Offensive (CS:GO) dunia yang akan bersaing di sepanjang musim Blast Premier 2020.
Blast Premier 2020 ini merupakan format baru yang dibentuk oleh RFRSH yang telah disempurnakan dari Blast Pro Series.
Beberapa tim CS:GO tersohor dunia seperti Astralis, Team Liquid, Natus Vincere, dan FaZe Clan dipastikan akan ikut tampil. Mereka akan bersaing dengan tim-tim besar lainnya seperti Made in Brazil (MiBR), Ninjas in Pijamas (NiP), Vitality, Evil Geniuses, G2 Esports, OG Esports, 100 Thieves, dan CompLexity Gaming.
RFRSH pun telah mengumumkan bahwa sepanjang musim Blast Premier 2020 ini akan menghadirkan total hadiah sebesar US$4.250.000 (sekitar Rp14,3 miliar).
- Winter Wonderland kembali hadir di Overwatch
- Timnas Mobile Legends Indonesia gagal emas, Tibold jadi bulan-bulanan
Pada edisi 2020 ini memiliki format yang menghadirkan dua musim dengan final individu yang menawarkan total hadiah sebesar US$500.000 (sekitar Rp7 miliar) dan Final Global pada akhir tahun dengan prizepool sebesar US$1.000.000 (sekitar Rp14 miliar).
CEO BLAST Pro Series, Robbie Douek, percaya bahwa format baru yang mereka perkenalkan ini akan membuat para pemain yang telah menjauh dari CS:GO bakal menyesali keputusannya.
“Evolusi berikutnya dari seri turnamen ini akan membuat kecewa orang-orang yang telah memilih pergi. Kami telah menghabiskan waktu berbulan-bulan dalam mengembangkan format yang tepat. Format yang akan menciptakan produk hiburan terbaik bagi fan dan penonton di seluruh dunia,” ucap Douek seperti dikutip dari TalkEsports.
“Kami percaya telah menyempurnakan format ini. Kami akan mengakhiri tahun ini dengan gelombang kegembiraan ketika memahkotai sang juara BLAST Pro Series 2019 dan berharap dapat menciptakan sesuatu yang luar biasa di dalam esports dengan BLAST PREMIER pada tahun 2020.”

BACA JUGA: 5 alasan Timnas Mobile Legends Indonesia gagal bawa emas SEA Games 2019