Hampir 10 tahun telah berlalu, kini anime Attack on Titan akan meluncurkan espiode terakhir berdurasi 85 menit pada 4 November mendatang.
Saat para penggemar mulai tidak sabar menantikan kedatangannya, sang pencipta “Hajime Isayama” justru mengirim sebuah permintaan maaf pada MAPPA, studio yang memproduksi anime Attack on Titan.
Episode terakhir Attack on Titan berikan tantangan berat pada MAPPA

Baru-baru ini Isayama mengirim sebuah pesan kepada tim prodksi MAPPA Studios.
Pesan tersebut mengatakan: “Sudah 10 tahun berlalu sejak anime dimulai. Terimakasih sudah terus mendukung selama ini. Bagian terakhir ini sangat sulit untuk digambar di manga, oleh karena itu saya berpikir ini akan menjadi tantangan berat untuk MAPPA. Mereka mungkin memohon, ‘Tolong berhenti.’ Maaf MAPPA, saya benar-benar minta maaf. Meskipun demikian, saya sangat bersemangat untuk menantikan peluncuran anime tersebut. Untuk kali ini, atas permintaan saya, saya telah memberikan sedikit sketsa kasar di bagian akhir. Silakan tonton film ini sampai akhir.”
Melalui pesan tersebut, mungkin Isayama ingin para penggemar bersimpati pada MAPPA jika kualitas visual yang dihadirkan tidak sesuai dengan ekspektasi, karena penciptanya sendiri merasa kesulitan mengimplementasikan idenya pada manga.
| BERITA TERKAIT |
| Mengenal 9 titan di Attack on Titan beserta kekuatan dan pewarisnya |
| Jujutsu Kaisen Chapter 241: Takaba dan air mata |
Spoiler episode terakhir Attack on Titan

Attack on Titan berakhir dengan adegan di mana Mikasa merangkak masuk ke dalam mulut Founding Titan, memenggal kepala Eren, dan menciumnya.
Seperti yang diungkapkan editor Attack on Titan, adegan serupa hampir terjadi di chapter 50.
Di chapter tersebut, ketika Eren pertama kali mengaktifkan kekuatan Titannya, seharusnya ada adegan Mikasa mencium Eren. Namun, Isayama terlalu malu untuk menggambar adegan ini saat itu.
Ikuti akun resmi ONE Esports di Facebook, Instagram dan TikTok untuk mendapatkan kabar terkini esports, hasil pertandingan, gosip transfer dan update harian lainnya.
BACA JUGA: Produser jelaskan alasan harus nonton One Piece live action