Turnamen major kedua pada Dota Pro Circuit (DPC) 2021, WePlay AniMajor yang menggunakan tema anime, akan mencapai puncaknya pada hari ini, Minggu (13/6/2021). Sejauh ini, hanya tinggal tersisa tiga tim, yaitu T1, Evil Geniuses, dan PSG.LGD yang masih memiliki asa meraih gelar juara.
Aksi setiap tim yang tampil di WePlay AniMajor sangat intens, dan menampilkan puncak permainan dari tim-tim Dota 2 terbaik di dunia. Namun, bintang utama dari turnamen ini adalah ide tema anime yang digagas WePlay Esports sebagai penyelenggara.
Tema ini dihadirkan benar-benar memengaruhi penyajian WePlay AniMajor. Set panggung, grafis, hingga kostum yang dikenakan host dan caster juga telah disesuaikan dengan tema tersebut.

Sejauh mata memandang, hal ini menghadirkan kesan unik dan menambah keseruan menonton WePlay AniMajor. Namun di sisi lain, ada beberapa kekhawatiran yang muncul sebelum event digelar, mengenai tema yang mungkin akan membuat beberapa fan Dota 2 yang tidak menyukai anime jadi tidak tertarik untuk menyaksikkan turnamen ini.
Namun, tampaknya WePlay berhasil membangun sesuatu yang menarik bagi mereka yang menyukai anime dan telah mendapatkan banyak tanggapan positif dari tema tersebut sejauh ini.
“Komunitas Dota dan anime terhubung dalam banyak hal. Saya pikir ini adalah ide bagus untuk menggabungkan kedua hal ini, dan saya telah melihat ada banyak umpan balik positif tentang hal tersebut,” kata Dominik “Lacoste” Stipić, salah satu caster di WePlay AniMajor seperti dikutip dari Forbes.

- Usai tundukkan juara Amerika Utara, T1 optimis tembus Grand Final WePlay Animajor
- Whitemon dan Xepher sukses antarkan T1 ke The International
Anime DOTA: Dragon’s Blood telah ikut besarkan Dota 2

Perilisan DOTA: Dragon’s Blood beberapa waktu ternyata memiliki peran tersendiri bagi WePlay dalam menentukan tema turnamen major tersebut. Bahkan Lacoste menilai bahwa serial anime tersebut telah membuat game Dota 2 menjadi lebih besar dari sebelumnya.
“Sebelum DOTA: Dragon’s Blood di Netflix, banyak orang yang sebelumnya tidak terlibat dengan Dota 2, kini telah mengetahui tentang game tersebut,” ucap Lacoste.
Hal ini juga dibenarkan oleh pihak WePlay. Oleh Humeniuk, CEO WePlay Esports, bahkan menyebut serial anime DOTA: Dragon’s Blood adalah inspirasi utama dari WePlay AniMajor.
“Kami selalu mengeksplorasi berbagai ide tema yang dapat menciptakan pengalaman unik di dalam sebuah kompetisi. Saya tidak bisa memberi tahu Anda dengan tepat bagaimana kami menemukan ide anime ini, tetapi hal ini telah kami diajukan ke Valve,” kata Oleh Humeniuk.
“Ketika kami mendengar tentang serial DOTA: Dragon’s Blood, semuanya menjadi jelas bahwa cepat atau lambat, kami akan menyelenggarakan event Dota 2 bertema anime. Kami sangat senang bisa melakukannya di turnamen major. WePlay AniMajor adalah salah satu event terbesar di dunia Dota 2 pada 2021, dan kami ingin membuat turnamen ini berkesan bagi semua orang,” tuturnya.
BACA JUGA: Daftar 12 tim yang telah lolos ke The International 10