Impian untuk melihat hadirnya Olimpiade Esports kini sudah semakin dekat dengan kenyataan. Hal ini berhasil diinisiasi oleh Esports World Cup Foundation yang menjalin bekerja sama dengan International Olimpic Committee (IOC).

Kepastian hadirnya Olimpiade Esports ini telah diungkapkan secara langsung oleh pihak Esports World Cup (EWC) melalui unggahan di media sosialnya pada Selasa (11/2). Mereka juga mengungkapkan bahwa Riyadh, Arab Saudi, akan menjadi tuan rumah pada 2027.

Kepastian hadirnya Olimpiade Esports Riyadh 2027 ini tercipta setelah EWC Foundation menjadi Founding Partner alias Mitra Pendiri ajang bergengsi ini yang akan menjadi fondasi awal agar olahraga elektronik ini bisa diikutsertakan di ajang Olimpiade di masa yang akan datang.

“Kami sangat bangga menjadi Mitra Pendiri Olimpiade Esports, ajang bergengsi yang akan digelar perdana di Riyadh, Arab Saudi, pada tahun 2027. Edisi perdana yang bersejarah ini menandai era baru dalam permainan kompetitif, dan kami gembira bisa menjadi yang terdepan!” Tulis pihak EWC.

BERITA SEPUTAR GAME LAINNYA
Server Fortnite di Indonesia sedang diuji, kabar baik pengemar battle royale!
Ko Delwyn ungkap tantangan terbesar di Alter Ego dan bisnis esports
Sederhana! Ini 4 latihan tangan untuk gamer demi performa maksimal

Kenapa Olimpiade Esports Riyadh 2027 disebut fondasi awal?

Esports, olympics
Kredit: Kyle Dias

Olimpiade Esports Riyadh 2027 disebut fondasi awal karena ajang ini bisa dikatakan sebagai permulaan atau ekshibisi. Pasalnya ini bukanlah Olimpiade Esports yang sesungguhnya.

Hal ini diungkapkan secara langsung oleh CEO EWC Foundation, Ralf Reichert, melalui unggahan di laman Linkedin-nya pada Selasa (11/2). Dirinya menyebut bahwa kerja sama pihanya dengan IOC ini menjadi langkah monumental untuk menjembatani kesenjangan antara esports dengan olahraga konvensional lainnya yang telah dipertandingkan di Olimpiade selama ini.

“Kami merasa sangat terhormat menjadi Founding Partner Olimpiade Esports, bekerja sama erat dengan Komite Olimpiade Internasional – IOC untuk membangun masa depan yang berkelanjutan dan menarik bagi esports di panggung Olimpiade,” tulis Ralf Reichert.

KPL Dream Team, KPL Dream Team juara HOK EWC 2024, HOK Invitational Midseason 2024, Honor of Kings
Kredit: Esports World Cup

“Ini adalah langkah monumental menuju tujuan kami di Esports World Cup Foundation – untuk mengembangkan industri esports secara berkelanjutan. Turnamen berbasis negara merupakan kesempatan unik untuk lebih menjembatani kesenjangan antara esports dan olahraga tradisional serta memposisikannya sebagai olahraga global baru. Memicu kebanggaan nasional dan memberi pemain kesempatan untuk bersaing demi negara mereka di puncak olahraga seperti yang diimpikan setiap atlet.”

“Masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan untuk mewujudkannya dengan benar, tetapi ini jelas merupakan saat yang menggairahkan untuk esports!” Tuturnya.

Selain mengungkapkan hal tersebut, Ralf pun seakan-akan mengajak komunitas esports di dunia untuk berkomentar mengenai game apa saja yang akan dihadirkan di Olimpiade Esports Riyadh 2027. Hal ini bisa menjadi masukkan bagi pihaknya untuk mencari tahu game apa yang paling layak untuk dipertandingkan di ajang bergengsi tersebut.

“Pertandingan apa saja yang ingin Anda lihat di Olimpiade Esports Games?” Tulisnya.

Ikuti akun resmi ONE Esports di FacebookInstagram dan TikTok untuk mendapatkan kabar terkini esports, hasil pertandingan, gosip transfer dan update harian lainnya.

BACA JUGA: Daftar game Esports World Cup 2025