Rosemary keluar Alter Ego Ares adalah solusi?
Kekalahan Alter Ego Ares di PMGC 2024 menimbulkan banyak kekecewaan para fans PUBG Mobile di Indonesia.
Sebagai salah satu tim unggulan, faktanya Alter Ego Ares tidak berbicara banyak. Rosemary dkk banyak menghadapi tantangan dan akhirnya, mereka sulit mengamankan posisi hingga gugur di babak Group Stage.
Entah masalah apa yang menimpa Alter Ego Ares sehingga permainan mereka tidak begitu bagus ketika menjadi juara PMSL SEA 2 kali di tahun 2023 lalu.
Banyak kritik bertebaran, bahkan, ada teori tentang Rosemary keluar Alter Ego menjadi salah satu solusi terbaik bagi sang Dewa Perang.

Hal tersebut didukung oleh kritik dari caster sekaligus analyst, Agus “JuniorJr” Suharwan. Junior menilai bahwa Rosemary keluar Alter Ego mungkin saja terjadi.
Kritik hasil PMGC 2024, Junior sarankan Rosemary keluar Alter Ego

Dalam konten SEA-nergy pada kanal YouTube PUBG Mobile Indonesia, para caster JuniorJr, Jessica Jelly, Soultann dan Top Cast membahas hasil PMGC 2024 Group Red.
Salah satu topik panas yang dibahas adalah mengenai kegagalan Alter Ego. Mereka menilai ada begitu banyak masalah yang terjadi.
Junior pun melayangkan kritik kepada manajemen Alter Ego. Junior mengkritik bahwa pihak manajemen harus memilih antara Alva atau Rosemary.

“Manajemen harus memilih antara buang IGL, Alva untuk musim depan atau tendang Rosemary, itu saja,” ucap Junior.
Junior pun menambahkan bahwa pada akhirnya, Alter Ego harus memiliki strategi dengan kesatuan para pemainnya.
Sebagai analyst, Junior menilai bahwa gameplay Alva dan Rosemary berlawanan. Rosemary dinilai tidak dapat mengikuti gaya permainan Alva.

“Mau gameplay yang mana? Gameplay-nya Alva atau gameplay-nya Rosemary? Rosemary menurut saya banyak ego yang tidak bisa ditekan, mengikuti arahan IGL,” tuturnya.
Junior pun menyebut manajemen Alter Ego harus memutuskan seperti apa roster mereka untuk musim depan.
Tidak serta merta memaksa Rosemary keluar Alter Ego, Junior juga menyarankan Rosemary bisa bertahan selama ada IGL yang tepat.

“Jika manajemen mau mengikuti gameplay IGL, Alva, tendang atau jual Rosemary. Tapi jika mau mempertahankan Rosemary sebagai aim power (mereka) cari IGL yang bisa mengikuti gameplay Rosemary,” ujar Junior menambahkan.
Terakhir, Junior menegaskan bahwa sebenarnya Rosemary bisa mengikuti gameplay dari Alva sebagai IGL di dalam tim.
Namun, agresivitas dari Rosemary membuyarkan pola permainan yang sudah dibangun dan membuat Alter Ego Ares mendapatkan hasil yang kurang baik.
Junior pun menyebutkan, Rosemary kerap tersingkir di early game membuat Alter Ego Ares kesulitan untuk menuju ke late game.

“(Rosemary) bisa sebenarnya (mengikuti Alva), tapi menurut saya Rosemary terlalu overpede. Kalau saya (menjadi) manajemen Alter Ego, saya akan tendang Rosemary. Untuk apa kita punya top fragger tapi tidak bisa bertahan sampai late game, cuma bisa bertahan di early game,” pungkasnya.
Ikuti akun resmi ONE Esports di Facebook, Instagram dan TikTok untuk mendapatkan kabar terkini esports, hasil pertandingan, gosip transfer dan update harian lainnya.
BACA JUGA : Jadwal PMGC 2024, format, hasil dan cara menonton