Seperti apa Smash Rule sebagai format baru PMSL?

PUBG Mobile Super League (PMSL) SEA Spring 2025 sebagai kompetisi PUBG Mobile di region Asia Tenggara (SEA) tersebut telah kembali.

Membawa total 24 tim PUBG Mobile terbaik dari berbagai negara, PMSL SEA Spring 2025 menjadi sebuah langkah awal bagi tim-tim tersebut nantinya menapaki event internasional dan juga menuju PMSL SEA Summer 2025 mendatang.

Menariknya, untuk PMSL SEA Spring kali ini terdapat format baru yang akan diterapkan. Format baru PMSL tersebut bernama “Smash Rule”.

2024 PMSL SEA Spring, PUBG Mobile
Kredit: PUBG Mobile Esports

Tentu sebagian orang atau kebanyakan orang, para penggemar PUBG Mobile masih cukup ‘asing’ jika mendengar istilah tersebut.

Tenang saja, di sini kami akan membahas mengenai format baru PMSL ‘Smash Rule’ untuk kalian. Mari kita bahas.

BERITA ESPORTS PUBG MOBILE LAINNYA
Roster Alter Ego Ares 2025, kebangkitan sang Dewa Perang!
Roster baru Bigetron PUBG Mobile terungkap, impor pemain PH!
Roster baru RRQ Ryu rilis, boyong 2 bintang Bigetron!

Mengenal format baru PMSL ‘Smash Rule’ tantangan besar bagi semua tim!

Bigetron PUBG Mobile, PUBG Mobile
Kiri ke kanan: Reizy, Snape, Voxie, Federales, Satar | Kredit: ONE Esports

Satu hal yang menarik dari PMSL SEA Spring 2025 kali ini, adalah penerapan format baru PMSL yakni Smash Rule.

Hal tersebut akan diterapkan pada kompetisi week 2, di mana terdapat Group Stage dan Super Weekend serta adanya format ‘Smash Rule’. Sebenarnya, Smash Rule bukanlah sebuah istilah baru di dalam game Battle Royale.

Peraturan ini digunakan di seri game Battle Royale lainnya. Menariknya, untuk PUBG Mobile pertama kali akan diterapkan di sini.

Berikut adalah beberapa ketentuan mengenai Smash Rule:

  • Pihak penyelenggara akan menetapkan match point (poin tim #1 +10 poin)
  • Tim yang sudah mencapai match point harus mengamankan WWCD untuk mengakhiri pertandingan.

Bagaimana jika tidak ada tim yang mendapatkan WWCD meski sudah mencapai match point? Pasti akan diambil dari poin tertinggi yang didapatkan oleh tim.

Para talent PUBG Mobile, Achmad “El Dogee” Fauzan dan Riantoro “Bro Pasta” Yogi turut menanggapi format baru PMSL sebagai tantangan besar bagi peserta.

“Menurut saya jujur (format) ini menyulitkan Tim. Dalam artian, banyak tim yang baru saja merombak fundamental permainannya, (susunan) pemainnya juga. Jadi, (selama) dua minggu kalau mereka (bermain) bagus, (bisa) adaptasi ya okay,” ucap El Dogee dalam kanal YouTube Bro Pasta.

Achmad “El Dogee” Fauzan (Kiri), Agus “JuniorJr” Suharwan (Kanan) | Kredit: Instagram/El Dogee

“Tapi kebanyakan yang kita lihat, apalagi di Spring dua minggu menurut saya tidak banyak waktu yang bisa mereka mainkan. Menurut saya, agak sulit di awal untuk tim-tim,” tuturnya.

El Dogee menambahkan, terkait Smash Rule juga bisa mengurangi tingkat keberuntungan para tim di dalam pertandingan. Meski demikian, El Dogee optimistis jika tim peserta bisa adaptasi cepat terkait format ini tidak akan ada masalah.

Caster, PUBG Mobile
Kredit: Dhonazan Syahputra/ONE Esports

“Mungkin kalau untuk minggu yang kedua, Smash Rule yang sudah saya sempat bahas di beberapa kesempatan walaupun ternyata berbeda cara mainnya di PUBG Mobile begitu. Itu akan mengurangi faktor keberuntungan sebenarnya,” ujar El Dogee menambahkan.

“Ada yang masih bisa melakukan pengejaran (poin) juga, karena bagaimana pun zona berpengaruh. Menurut saya di Spring semua ini hanya percobaan. Secara keseluruhan, akan menyulitkan tapi kalau (mereka) bisa adaptasi cepat seharusnya bisa untuk mendapatkan juara,” pungkasnya.

Menarik untuk dinantikan seperti apa penerapan format baru PMSL Smash Rule ini nantinya, apakah semakin sulit dan menantang? Tonton keseruan mereka ya.

Ikuti akun resmi ONE Esports di FacebookInstagram dan TikTok untuk mendapatkan kabar terkini esports, hasil pertandingan, gosip transfer dan update harian lainnya.

BACA JUGA : Jadwal PMSL SEA Spring 2025, format, hasil dan cara menonton