Tuturu merupakan legenda di scene MLBB. Dia memang sudah lama tak aktif sebagai pro player, tapi bukan berarti pemain bertubuh tinggi ini menginggalkan MLBB sepenuhnya.

Dikenal sebagai legenda sekaligus salah satu pemain pencanang berdirinya divisi MLBB di Rex Regum Qeon, respek kepada Tuturu sangat besar, mungkin setara dengan Lemon. Sayang, dia memilih untuk pensiun setelah mengalami sakit tangan berkepanjangan.

Mobile Legends, Tuturu, M1

Saat ini sosok bernama asli Dicky ini aktif live streaming setiap harinya, pun membuat konten-konten di Youtubenya. Tak jarang juga Tuturu mengomentari hal-hal yang sedang ramai di scene MLBB.

Pemain yang sempat disebut sebagai Raja Marksman itu juga sering membuat komentar-komentar nyeleneh cenderung pedas ke tim-tim yang dirasa tak tampil maksimal.

Cukup sering Tuturu mengkritik RRQ akan performa tak maksimal yang diperlihatkan beberapa bulan terakhir, termasuk kegagalan di M4 World Championship.

Harapan dan pesan Tuturu untuk RRQ

RRQ akan menghadapi MPL ID S11 sebentar lagi. Roster yang dipakai tak banyak berubah. Hanya R7 yang menghilang karena memilih rehat, Acil yang pindah ke ONIC Esports, serta datangnya salah satu veteran, Renbo ke tubuh tim.

Belum ada yang tahu apakah ada perubahan playstyle seiring kepergian Acil, juga bagaimana komposisi roster terkuat mereka.

RRQ ganti nama, Mobile Legends, MLBB, RRQ Hoshi
Kredit: Youtube/Team RRQ

Kepada ONE Esports, Tuturu memberikan pesan khusus kepada staf pelatih RRQ, Arcadia dan Fiel. Dia berharap tak ada banyak rotasi yang dilakukan.



“Pesan saya tetap konsisten saja dengan role (terkuatnya). Tak usah terlalu banyak rombak player. Mainin saja lima pemain yang memang sudah cocok. Jika mau rombak, paling tidak satu pemain saja,” katanya.

“Karena kalau sering dirombak adaptasi sesama player bakal tambah susah,” tambah dia.

Tuturu tegaskan tak mau jadi pelatih

Salah satu hal menarik lain yang kami bahas adalah potensinya menjadi pelatih. Dengan pengalaman segudang yang dimiliki, respek dari semua pemain muda, ditambah makro sebagai veteran MOBA, opsi pelatih sebenarnya bisa saja dia ambil.

CEO RRQ, AP, sempat mengatakan pernah menawarinya menjadi pelatih tapi ditolak. ONE Esports pun menanyakan kembali mengapa dia tak mau menjadi pelatih.

Mobile Legends, Tuturu
Kredit: ONE Esports

Sekali lagi dia menegaskan tak akan menjadi pelatih tim pro MLBB, terlepas sempat ada tawaran yang datang dari tim MPL.

“Pelatih tidak sih. Passion saya di player karena pelatih cuma menghabiskan waktu doang. Soalnya bukan passion saya melatih orang,” tuturnya.

“Saya cuma ingin di stagenya dan bertanding. Jadi pelatih tidak masuk dalam list saya. Soal ditawari tim MPL, saya akui pernah,” tutup Tuturu.

BACA JUGA: RRQ Hoshi kena mental, Tuturu: Kokoronya sudah tercabik-cabik