Meski tidak banyak, tetapi nomor Mobile Legends di Pekan Olahraga Nasional XXI 2924 Aceh Sumut (MLBB PON 2024) diikuti oleh beberapa player MDL dan MPL Indonesia, baik yang masih aktif atau tidak. Meski telah tampil di level tertinggi, mereka tetap senang bermain di PON.
Di MLBB PON 2024, ada beberapa player yang tidak asing di mata penggemar MPL Indonesia seperti Garry yang sempat membela Dewa United Esports di season 13 dan Ryyota dari Lampung yang di season 14 menjadi bagian dari roster Rebellion Esports. Di sisi lain, ada lebih banyak lagi player aktif atau sudah tidak dari MDL Indonesia.
Para pemain ini bisa tampil di MLBB PON 2024 karena jadwal bertandingnya tidak bentrok dengan MDL dan MPL. Namun terlepas dari hal tersebut, mereka juga mendapatkan izin dari tim yang menaungi mereka untuk bisa membela daerahnya masing-masing.

Dari sekian banyak pro player, Crisman Agus Siagian alias Chr1sphobia sebagai roamer dan kapten Sumatera Utara menjadi salah satunya. Ia pernah membela Team Liquid ID Academy di MDL ID S9 bersama beberapa player yang kini menjadi bintang Team Liquid ID di MPL ID S14 seperti AeronnShikii, dan Faviannn.
Tampil membela Sumatera Utara di MLBB PON 2024, Cris mengaku bahwa dirinya tidak merasa downgrade alias turun level, meski ada banyak pro player juga yang membela kontingen lain. Justru, dirinya merasa sangat bangga bisa bermain di ajang ini.
“Pasti ada pride-nya, karena kita membela tempat di mana kita dibesarkan. Jadi kebanggaannya itu hampir mirip seperti kita membela timnas, tetapi bedanya ini sedikit di bawahnya lah, karena membela daerah,” ucap Cris kepada ONE Esports.
Perbandingan level kompetitif MLBB PON 2024 dengan turnamen besar

Hingga artikel ini naik, tim Sumatera Utara berhasil melangkah ke grand final setelah tampil tak terkalahkan di sepanjang MLBB PON 2024. Mereka sukses menundukkan Banten, Nusa Tenggara Barat, serta tim yang juga cukup difavoritkan meraih medali emas di ajang ini, Bali.
Dalam tiga match tersebut, perjalanan Sumatera Utara tidak bisa dibilang mudah. Mereka sempat dibuat kesulitan oleh Nusa Tenggara Barat dan juga Bali. Artinya level kompetitif di ajang ini tidak bisa dianggap enteng, termasuk oleh para pro player yang ada di dalamnya.

Menurut Cris, level persaingan yang ada di MLBB PON 2024 ini setara dengan apa yang ada di Liga 1 Liga Esports Nasional. Artinya, ajang ini juga bisa disandingkan dengan MDL Indonesia, di mana ada beberapa tim yang menjadikan ajang tersebut tidak lebih tinggi dari Liga 1.
“Menurut saya, tingkat persaingan yang ada di MLBB PON ini hampir mirip seperti di Liga 1 Nasional sih. Namun secara strategi, masih kalah lah sama MPL,” kata Cris.
“Hal yang membuat MLBB PON mirip Liga 1 itu dari chemistry dan strateginya. Kalau dibandingkan dengan MPL, mereka jauh lebih rapi sementara di sini masih sedikit kurang matang,” tuturnya.

Ikuti akun resmi ONE Esports di Facebook, Instagram dan TikTok untuk mendapatkan kabar terkini esports, hasil pertandingan, gosip transfer dan update harian lainnya.
BACA JUGA: Tim peserta MLBB PON 2024 dan roster-nya, 8 provinsi memburu emas!