Coach baru Alter Ego, Xepher, mengaku tidak merasa terbebani dengan kesuksesan para pelatih eks Dota yang ada di MPL Indonesia saat ini. Dirinya justru merasa enjoy dengan kondisi yang ada, meskipun hanya akan berlaku untuk saat ini saja.
Jelang MPL ID S15, Xepher menjadi pelatih berikutnya yang memiliki latar belakang sebagai eks pro player Dota2. Sebelumnya sudah ada beberapa nama yang sudah terlebih dahulu seperti Adi (ONIC Esports), SaintDeLucaz (Team Liquid ID), Khezcute (RRQ Hoshi), dan lainnya.

Sebagai pelatih, Adi telah meraih banyak gelar bersama RRQ Hoshi dan ONIC Esports. Sementara SaintDeLucaz baru saja sukses mengantarkan Team Liquid ID mengangkat trofi pertamanya pada MPL ID S14.
Di sisi lain, peran Khezcute sebagai pelatih sudah sangat terlihat sejak menjalani debut bersama Bigetron Alpha di MPL ID S13, hingga dirinya mendapat kepercayaan untuk menangani RRQ Hoshi semusim setelahnya dan berhasil menjadi runner-up MPL ID S14 karena kalah dari Liquid ID di partai puncak.

Menilik kesuksesan yang telah dibuat oleh tiga nama besar di atas, tentu saja hal ini bisa menjadi tekanan tersendiri bagi Xepher yang baru memulai karier sebagai pelatih MLBB bersama Alter Ego di MPL ID S15. Namun, pelatih bernama lengkap Kenny Deo tersebut justru mengaku santai dan enjoy.
| BERITA TERKAIT |
| Hijumee gabung Alter Ego, akui senang dilatih oleh Xepher! |
| Tazz di Alter Ego, mau pensiun sampai minta freeze kontrak! |
| Xepher ungkap alasan Nino dipertahankan Alter Ego |
Alasan Xepher tak tertekan dengan kesuksesan pelatih eks Dota di MPL ID

Menurut Xepher, dirinya merasa santai karena berpikir tekanan justru ada pada para pendahulunya. Soalnya di MPL ID S15, status dirinya masih sebagai “kuda hitam”.
Sementara bagi para seniornya seperti Adi, SaintDeLucaz, dan Khezcute, kemenangan akan menjadi “harga mati” untuk didapat ketika nanti menghadapi Alter Ego racikan Xepher di MPL ID S15.
“Untuk (merasa) terbebani, sebenarnya tidak. Justru saya malah merasa enjoy. Saya berpikir bahwa ‘bukan saya yang terbebani atau tekanan’, tetapi menurut saya di dalam hati ‘justru mereka yang mendapat tekanan’. Kenapa? Saya nothing to lose (tanpa beban) karena baru masuk,” ucap Xepher kepada ONE Esports.
“Mereka yang sudah lama dan kalau sampai kalah dari tim saya, tekanan akan ada di mereka. Kasarnya, saya sekarang itu ‘kuda hitamnya’ dan mereka ‘pemburunya’. Mereka akan merasa sebagai macan, sementara saya rusa. Tapi kalau tiba-tiba macannya yang dimakan rusa, siapa yang tahu, kan? Jadi sebagai rusa, saya tanpa beban,” tuturnya.
Namun, hal ini tentu saja hanya akan berlaku bagi Xepher bersama Alter Ego di MPL ID S15. Dirinya juga harus bisa sesegera mungkin belajar banyak sebagai pelatih MLBB karena tidak akan lagi dianggap sebagai “kuda hitam” di musim berikutnya dan ekspektasi AlterChamps pun sudah sangat besar ketika dirinya melakoni debut musim ini.
Ikuti akun resmi ONE Esports di Facebook, Instagram dan TikTok untuk mendapatkan kabar terkini esports, hasil pertandingan, gosip transfer dan update harian lainnya.
BACA JUGA: Jadwal MPL ID S15, format, hasil pertandingan dan cara menonton