Gold laner ONIC Esports, Savero, memang masih terbilang baru untuk bisa jadi andalan tim di level tertinggi. Meski terbilang rookie, tetapi pemain bernama lengkap Clayton Adrielo Kuswanto itu memiliki segalanya untuk berkembang bersama Raja Langit.
Savero melakoni debut bersama ONIC Esports di ajang ESL SPS S6 Challenge Finals. Sang pemain hadir menggantikan CW sebagai gold laner utama tim yang mungkin akan terus berlangsung hingga MPL ID S15.
Di ESL SPS S6 Challenge Finals, Savero sukses mengantarkan ONIC Esports hingga grand final menghadapi ONIC PH. Meski demikian, tak jarang dirinya melakukan beberapa kesalahan di sepanjang turnamen yang bisa sangat merugikan bagi tim.
Salah satu contoh paling terlihat ada di match semifinal lower bracket menghadapi Team Falcons. Savero sempat mengambil keputusan yang terlalu berani untuk mengejar hero lawan yang justru membuat dirinya dijatuhkan lawan dan tanpa mendapat hasil yang diinginkan di dua game berbeda.

| BERITA ESPORTS MLBB LAINNYA |
| Cara main Pharsa versi Super Frince: Bukan cari kill! |
| Brusko berharap Skylar comeback ke RRQ Hoshi |
| K1NGKONG ungkap kunci kebangkitan ONIC PH hadapi Team Liquid ID di ESL S6 |
Modal penting Savero untuk berkembang di ONIC Esports

Sebagai pemain baru, melakukan kesalahan adalah hal yang terbilang cukup lumrah untuk terjadi. Selain kemampuan bermain, pengendalian adrenalin adalah salah satu yang harus dilatih di level tertinggi yang nantinya akan menjadi pengalaman berharga di kemudian hari.
Meski telah melakukan beberapa kesalahan yang terbilang blunder, Savero memiliki banyak support alias dukungan dari dalam tim untuk berkembang dan tidak melakukan kesalahan yang sama di kemudian hari. Hal ini ia ungkapkan usai sukses mengalahkan Team Liquid ID untuk melangkah ke grand final ESL SPS S6 Chalenge Finals.

Savero mengaku bahwa semua rekan satu timnya di ONIC Esports beserta jajaran pelatih selalu memberikan dukungan dan arahan mengenai hal ini. Hal ini lah yang menjadi sebuah kesempatan dan privilege bagi dirinya atau player baru lainnya untuk bisa berkembang dan menjadi player papan atas.
“Dari (rekan) satu tim sih, sama coach juga selalu mengingatkan. Soalnya mereka selalu men-support walaupun saya melakukan banyak kesalahan di game-game sebelumnya. Jadi saya bisa percaya diri dan improve hingga menjadi seperti sekarang,” ucap Savero.
Menarik untuk dinantikan apakah Savero memang telah menjadi pilihan utama ONIC Esports di role gold laner saat ini, termasuk nanti ketika mereka bertanding di MPL ID S15, atau tidak. Apakah posisi tersebut masih menjadi milik CW? Kita nantikan saja bersama.
Ikuti akun resmi ONE Esports di Facebook, Instagram dan TikTok untuk mendapatkan kabar terkini esports, hasil pertandingan, gosip transfer dan update harian lainnya.
BACA JUGA: Jadwal MPL ID S15, format, hasil pertandingan dan cara menonton