Team Liquid ID gagal juara M6, petinggi tim angkat bicara.
Kekalahan Team Liquid ID di Grand Final M6 World Championship, menyisakan luka bagi para penggemar MLBB di Indonesia.
Fnatic ONIC PH berhasil mengalahkan Team Liquid ID dengan skor 4-1, memastikan gelar juara dunia M6 kembali ke tangan tim asal Filipina. Kendati demikian, kita harus memberi apresiasi untuk usaha dan kerja keras para penggawa serta pelatih Team Liquid ID.
Menanggapi Team Liquid ID gagal juara M6, Chief Brand Officer (CBO) Daniel Santoso atau kerap disapa Dansan angkat bicara kepada ONE Esports.
Meski Team Liquid ID gagal juara M6, Dansan mengakui bahwa dirinya bangga dengan hasil yang dicapai oleh para pemain serta pelatih dan staf lainnya.
Team Liquid ID gagal juara M6, Dansan beri apresiasi kepada tim!

Bersama ONE Esports, Dansan selaku CBO Team Liquid ID menanggapi hasil yang diterima oleh timnya di Grand Final M6 World Championship.
Pertama, ia menjawab bahwa ada banyak hal yang terjadi di Grand Final M6 ketika TLID melawan Fnatic ONIC PH.
Namun, terlepas dari itu semua, Dansan memberikan apresiasi kepada timnya atas kerja keras dan usaha mereka dalam ajang internasional ini.

“Banyak hal (yang terjadi) sih (di Grand Final), tapi sebelumnya saya mau kasih tahu saya bangga sekali sama tim ini,” ucap Dansan kepada ONE Esports eksklusif.
Dansan menambahkan, roster TLID telah mencetak berbagai rekor mengagumkan. Mulai dari pertama kali bermain di MPL, menjadi juara dan lolos ke M-Series bahkan bertarung sedemikian keras mencapai Grand Final.
Baginya, hal tersebut belum pernah terjadi dalam sejarah. Dansan pun berkaca dari Fnatic ONIC PH yang pada musim sebelumnya, berproses seperti timnya.

“(Roster tim) ini pertama kali masuk MPL langsung juara, terus ke M-Series langsung ke Grand Final,” ujar Dansan menambahkan.
“Itu hal yang belum pernah terjadi. Bahkan tim seperti Fnatic ONIC PH ini yang baru juara, pada musim sebelumnya mereka belum lolos ke MSC, masih perlu waktu untuk terbang sebelum mereka sampai di posisi mereka saat ini,” tuturnya.
Terakhir, Dansan menegaskan bahwa timnya hanya butuh pengalaman dan jam terbang lebih. Dengan hasil ini, ia tidak cepat puas.
Dansan memastikan timnya akan berusaha lebih keras untuk musim depan.
“Jadi saya beneran bangga, kayanya mereka (TLID) perlu pengalaman (lebih banyak) saja, jam terbang untuk mereka bisa (mencapai) lebih lagi dari sekarang,” tegasnya.

“Tapi, apa yang telah dicapai saat ini, kami belum puas dan pasti akan try hard lagi untuk musim berikutnya,” pungkasnya.
Ikuti akun resmi ONE Esports di Facebook, Instagram dan TikTok untuk mendapatkan kabar terkini esports, hasil pertandingan, gosip transfer dan update harian lainnya.
BACA JUGA : Daftar juara MLBB World Championship