Masalah SRG perlahan demi perlahan mulai terlihat. Mereka bukan tim yang sekuat itu lagi terutama setelah menjadi juara MSC 2024.
SRG sempat berada dalam puncak kedigdayaan dunia MLBB beberapa bulan lalu. Performa hyang luar biasa bahkan memecahkan potensi PH di internasional membuat mereka sangat direspek.

Sayangnya, SRG gagal juara ESL S5 kemudian di IESF pun tak berhasil membawa Malaysia juara. Superioritas SRG seakan sudah terbaca.
Masalah SRG pun kian terlihat di M6. Mereka tak sekuat itu dan memperlihatkan gerakan-gerakan yang tak seperti biasanya.

Sebagai tim yang sempurna, bisa melakukan blunder saja sudah sangat aneh. Dan itu beberapa kali terlihat oleh SRG.
Untungnya SRG masih mampu bangkit dengan cepat. Mereka berhasil melaju setidaknya sampai enam besar dan akan melanjutkan petualangan di M6.
Stormie ungkap masalah SRG
Eksklusif kepada ONE Esports, Stormie berbicara soal bagaimana masalah SRG membuat mereka semakin sadar harus berkembang.
Banyak pelajaran yang diangkat setelah masalah demi masalah SRG yang datang pasca MSC 2024 sampai di tengah M6.

“Kami berhasil memperbaiki beberapa kesalahan kecil yang terjadi di game-game sebelumnya. Mencoba berkembang sedikit demi sedikit dari sana dan terpenting semakin disiplin,” katanya eksklusif.
“Juara MSC tak membuat kami Star Syndrome. Saat di MSC kami seperti underdog dan musuh tak terlalu respek sehingga kami bisa bertarung setidaknya lebih mudah ketimbang setelah itu.”

“Sekarang orang sudah tahu gameplay kami dari MSC, MPL, sampai IESF. Sehingga mereka mulai membaca gameplay kami sehingga itu menjadi lebih sulit buat kami,” pungkas dia.
SRG baru saja memulangkan NiP Flash dengan skor sempurna 3-0 dan akan menghadapi RRQ Hoshi. Sebuah ujian sekaligus pembuktian sesungguhnya kapasitas mereka. Apalagi ini adalah di depan fans mereka sendiri.
Ikuti akun resmi ONE Esports di Facebook, Instagram dan TikTok untuk mendapatkan kabar terkini esports, hasil pertandingan, gosip transfer dan update harian lainnya.