MLBB Esports di Cina sedang dikembangkan. Perlahan tapi pasti, Mobile Legends mulai terdengar di negaranya sendiri.

MLBB Esports di Cina pun kini sudah aktif dan diyakini akan sangat berkembang, setelah mulai dikenal di 2024. Banyaknya pemain asing dan banyaknya kompetisi jadi bukti.

ONIC PH juara, MLBB, Mobile Legends
Kredit: World Championship Challenge/Hesketh

Sebagai salah satu negara yang memang sangat kental dengan esportsnya, seakan Cina hanya menunggu waktu sampai bisa berbicara banyak di scene internasional untuk menyaingi tim-tim Asia Tenggara.

Apalagi setelah tahu bahwa rumor yang beredar MLBB Esports di Cina benar-benar menjanjikan terkait hadiah, uang, gaji, dan segala hal yang berkenaan dengan prize pool itu sendiri.

Mobile Legends, Nova Esports, MPLI 2023
Kredit: Instagram/Nova Esports

Awalnya tak ada yang tahu pasti terkait kompetitif Cina. Tapi MPL Cina diprediksi hanya tinggal menunggu waktu. Walau belum ada sekarang, tapi kompetisi-kompetisi resmi Moonton untuk MLBB di Cina sudah berjalan sekarang.

RRQ Donn gabung tim Cina, susul jejak Lanaya
ONIC PH juara di Cina, buka tahun 2025 dengan prestasi!
DFYG jadi tim Cina pertama raih kemenangan di M-Series, Kielvj: Berkat Sasa
Alasan Sasa jadi pelatih terungkap, langsung digaet tim Cina!

MLBB Esports Cina bakal mewah

Esports Cina yang mewah sudah jadi rahasia umum. Banyak cabang esports yang diadakan di Cina memperlihatkan kompetisi dan panggung luar biasa. MLBB sepertinya tak akan kalah nantinya.

Lanaya, Apa build Thamuz tersakit
Sumber: Dhonazan Syahputra/ ONE Esports

Bahkan pada obrolan Vyn, Branz, Dll saat streaming, MLBB Esports Cina akan memberikan prize pool yang super besar dan juga gaji tak main-main.

“Minimal gaji di Cina gila guys, sejahtera guys. Kalian tak tahu MPL Cina minimal gajinya. Saya juga shock dengarnya kemarin,” kata Vyn.

“Prize pool nya saja Rp10 Miliar San,” sahut Branz.

https://www.tiktok.com/@dycee290/video/7473342367953685767

“Iya dua digit guys minimal,” tambah Vyn.

Sebuah angka yang sangat menarik dan tentu menjadi kesempatan untuk pemain-pemain Indonesia atau SEA lainnya untuk mencari peluang, andai mereka kesulitan menembus di level MPL.

Meski begitu, ada benarnya yang diungkap Luminaire. Dia mengatakan bahwa bermain di sana berarti mereka harus niat belajar bahasa Cina juga karena komunikasi di sana kebanyakan juga dengan bahasa Cina.

Ikuti akun resmi ONE Esports di Facebook, Instagram dan TikTok untuk mendapatkan kabar terkini esports, hasil pertandingan, gosip transfer dan update harian lainnya.

BACA JUGA: Lanaya pindah ke Cina, sempat susahkan ONIC PH