Kekuatan tim MPL ID mulai kembali mengudara. Setelah sempat disepelekan pasca MSC 2024, di mana dua tim Indonesia gagal lolos playoff, hal itu menjadi tamparan tak hanya EVOS atau ONIC, tapi semua tim MPL ID.

Perkembangan diperlihatkan. Mulai dari dominasi ONIC yang pecah di S14, munculnya juara baru yakni Team Liquid ID, hingga kembalinya RRQ Hoshi ke M Series.

Falcons AP BREN, jadwal ESL, ESL Snapdragon Season 5, MLBB, Mobile Legends
Kredit: ESL MLBB

TLID bahkan sukses melaju juga ke grand final M6, walau pada akhirnya belum bisa merusak dominasi Filipina di turnamen internasional dan kalah di sana.

Setelah jeda beberapa bulan, melewati bursa transfer dan liburan, turnamen ESL Challenge Final pun digelar sebagai turnamen third party internasional terakhir sebelum MPL musim baru dimulai.

Blunder EVOS, EVOS bonding, EVOS Esports, EVOS MPL ID S15, MLBB, Mobile Legends
Kredit: Instagram/EVOS Esports

Ada lima tim Indonesia yang diharapkan bisa melejit yakni TLID, Bigetron Esports, EVOS Holy, RRQ Hoshi, dan ONIC ID.

Masing-masing tim memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Meski begitu, Falcons PH yang baru saja memperkenalkan roster yang diisi full komposisi BREN, ternyata masih kuat.

Branz bedah blunder EVOS kalah dari Falcons PH
Jadwal ESL Snapdragon Season 6, format, hasil dan cara menonton
OHEB gabung Team Liquid MPL PH S15, rumor menjadi nyata!
EVOS Kyy ogah jemawa setelah bungkam RRQ

Kekuatan tim MPL ID berkembang tahun ini

Falcons PH sukses mengalahkan ONIC ID dan EVOS Holy di hari pertama Challenge Season. Meski begitu, memang kemenangan tak didapat dengan sempurna karena keduanya dimenangi dengan skor ketat 2-1.

Bahkan lawan EVOS, jika Macan Putih tak blunder, Falcons PH sangat sulit untuk comeback karena EVOS memang unggul sejak awal pertandingan.

Kredit: Youtube/Mobile Legends: Bang Bang

Setelah pertandingan melawan EVOS, Pheww membuat tanggapan soal kekuatan tim MPL ID. Ia meyakini banyak tim berkembang pesat, terutama kekuatan tim MPL ID di 2025.

“Saya pikir semua tim kini lebih berkembang, terutama tim Indonesia,” kata mid laner veteran itu.

“Berdasarkan hasil scrim, kami banyak mengalami kesulitan dan tim ID selalu kuat di scrim,” pungkas dia.

Team Falcons Logo
Kredit: cnss.gov.lb

Sayangnya kuat di scrim tidaklah cukup. Apalagi kita tahu banyak tim PH menjadikan scrim sebagai ajang uji coba, tak selalu mengincar kemenangan.

Kita nantikan bagaimana nasib tim-tim Indonesia di ESL Challenge Final ini. Apakah mereka berhasil mengawali 2025 dengan baik dan sebagai hawa segar bahwa Indonesia bisa menandingi PH? Kita nantikan bersama.

Ikuti akun resmi ONE Esports di Facebook, Instagram dan TikTok untuk mendapatkan kabar terkini esports, hasil pertandingan, gosip transfer dan update harian lainnya.

BACA JUGA: Geram, RRQ Khezcute ungkap kesalahan RRQ lawan EVOS