Melalui pertandingan penentuan di Last Chance Qualifier, Team Liquid ID lolos ke ESL S6 Challenge Finals usai meraih kemenangan dengan skor 2-0 menghadapi Alter Ego. The Cavalry pun menjadi tim terakhir yang berhasil memastikan satu tempat di fase puncak tersebut.
Team Liquid ID lolos ke ESL S6 Challenge Finals setelah melalui banyak rintangan di Last Chance Qualifier. Mereka sempat mengalahkan Alter Ego dengan skor 2-0, tetapi sempat tumbang dari AURORA MLBB untuk bisa memastikan diri lolos.

Hasil tersebut pun memaksa Liquid ID harus kembali bermain menghadapi Alter Ego di partai penentuan. Mereka pun kembali berhasil meraih kemenangan dengan skor yang sama, meski harus melalui hari terakhir Challenge Season ini dengan sangat melelahkan.
Kemenangan yang berhasil didapat Liquid ID pada pertemuan kedua mereka menghadapi Alter Ego pun bisa dibilang cukup serupa seperti apa yang terjadi di match pertama. Mereka sempat kesulitan di game pertama, sebelum mampu tampil lebih baik di game kedua.

Kepastian Liquid ID lolos ke ESL S6 Challenge Finals ini juga sedikit banyak disebabkan oleh performa hebat dari mid laner mereka, Yehezkiel, yang selalu menjadi MVP di kedua game yang dimainkan. Pasahal sang player memainkan hero yang terbilang tidak terlalu populer di role-nya saat ini dengan memainkan Cecilion dan Novaria.
Keberhasilan Liquid ID lolos ke ESL S6 Challenge Finals ini pun membuat mereka berhasil menjadi wakil Indonesia ke-5 yang dipastikan akan bermain di fase akhir turnamen yang akan digelar di Malaysia pada Februari 2025. Sebelumnya sudah ada ONIC Esports (invited), RRQ Hoshi, EVOS Holy, dan Bigetron Alpha (Challenge Season) yang telah terlebih dahulu lolos.

Team Liquid ID lolos ke ESL S6 Challenge Finals bersama AURORA MLBB

Keberhasilan Team Liquid ID lolos ke ESL S6 Challenge Finals ini juga patut untuk disyukuri oleh komunitas MLBB di Tanah Air karena di fase Last Chance Qualifier, mereka bersama Alter Ego menghadapi dua wakil Filipina, yaitu AURORA MLBB dan Blacklist International. Padahal peluang kedua tim Indonesia itu untuk lolos bersama juga terbuka lebar.
Sayangnya, Liquid ID sempat mengalami kekalahan 1-2 dari AURORA MLBB di laga upper bracket atau Winners Match di grup Last Chance Qualifier. Hal ini membuat wakil Filipina tersebut memastikan diri lolos ke Challenge Season.

Di sisi lain, The Cavalry harus saling tikam dengan Alter Ego di laga penentuan karena hanya ada satu di antara mereka yang bisa lolos ke Challenge Finals. Padahal AE sempat bangkit dengan mampu menyingkirkan Blacklist International dengan skor 2-1.
Menarik untuk dinantikan seperti apa kiprah Team Liquid ID dan lima wakil Indonesia lainnya di ESL SPS S6 APAC Challenge Finals. Selain menjadikan gelar juara sebagai incaran, keikutsertaan mereka di fase ini juga bisa menjadi pemanasan dan mengukur kemampuan roster yang ada sebelum tampil di MPL ID S15.
Ikuti akun resmi ONE Esports di Facebook, Instagram dan TikTok untuk mendapatkan kabar terkini esports, hasil pertandingan, gosip transfer dan update harian lainnya.
BACA JUGA: Daftar tim ESL SPS S6 Challenge Finals dan roster lengkap