Ada cerita di balik Matt gagal trial EVOS.
Beberapa waktu yang lalu, publik digemparkan dengan berita bahwa salah satu Gold Laner Indonesia, Matthew “Matt” Geraldo gagal trial di EVOS.
Cerita Matt gagal trial EVOS awalnya tidak terungkap secara gamblang. Namun, ketika Matt bermain bersama Mas Ade secara live bersama beberapa orang lainnya, akhirnya terungkap fakta dirinya tak berhasil menjalani trial.
Sontak, kabar tersebut menjadi buah bibir di komunitas MLBB Indonesia. Kegagalan itu pun menarik karena salah satu sosok pemain lainnya.

Dia adalah Vincentius “Ivann” Adrianto atau yang dulu dikenal Vanstrong. Menanggapi akan ramainya Matt gagal trial EVOS, akhirnya Afrindo “StrateG” Valentino sebagai salah satu staf pelatih EVOS memberi klarifikasi tentang apa yang terjadi.
Bukan salah Vanstrong, StrateG klarifikasi masalah Matt gagal trial EVOS

Melalui live streaming pada kanal YouTube miliknya, StrateG klarifikasi masalah Matt gagal trial EVOS karena rekor kekalahan 0-12.
“Masalah (kalah) 0-12 itu, yang (dibuka) King Matt ya guys ya, saya jelaskan kronologinya,” ucap sang pelatih.
StrateG menyebutkan, di dalam proses tersebut ada dua penanggung jawab. Yakni Aville, bersama G sebagai staf pelatih.

“Pertama, sebelum terjadinya (masalah) 0-12 itu, dia (kalah) 0-4 dulu (ketika trial) sama bang Aville. Setelah (kalah) 0-4, besoknya lanjut (kalah) 0-8 sama saya, Vanstrong, Clawkun dan Fluffy tambah satu jungler MDL,” ujar StrateG menambahkan.
“Jungler MDL ini saya tidak bisa sebut namanya. Tidak bisa saya sebut karena pasti jadi jelek nanti nama dia itu,” tuturnya.
StrateG menyebutkan, ketika Matt gagal trial EVOS skuadnya tidak tampil dengan baik karena ada jungler yang kurang maksimal.
“Jungler MDL ini bukan pemain tim yang punya slot MPL. Dia kalah jauh banget sama Anavel (dan) Albert,” jelas StrateG.

“(Kemudian) 4 orang itu sampai pusing mainnya soalnya satu, dia tidak berkomunikasi (comms). Dia mau (setup) turtle dia tidak bilang apa plan-nya. Terus, ada momen di mana dia buang retri padahal kita kalah hero, Albert langsung masuk ke jungle dibantai-bantai dia,” papar dia.
“Albert main Joy, dia main Hayabusa tapi memang jauh banget ketinggalan di situ jungler-nya,” ungkap sang pelatih.
Terakhir, StrateG menegaskan bahwa apa yang diceritakan oleh Matt bukanlah kesalahan dari Vanstrong yang ramai dibahas.
StrateG memberi apresiasi kepada Vanstrong karena berkat kerja keras dia dan timnya, EVOS Holy bisa lolos ke ESL SPS S6 Challenge Season.

“Jadi, kalau kalian mau menyalahkan Vanstrong menurut saya tidak bisa begitu. Kalau kalian meragukan Vanstrong, saya kasih tahu untuk yang meragukan, EVOS Holy dapat slot di ESL yang 15 tim itu berkat Vanstrong dan kawan-kawannya Cr1te, Maykids, Erlan sama Regi (Fluffy),” pungkasnya.
Ikuti akun resmi ONE Esports di Facebook, Instagram dan TikTok untuk mendapatkan kabar terkini esports, hasil pertandingan, gosip transfer dan update harian lainnya.
BACA JUGA : Jadwal ESL Snapdragon Season 6, format, hasil dan cara menonton