FFML Season 8 League Phase baru saja berakhir, tepatnya pada Minggu (24/9). Tim POCO Star resmi menjadi juara. Akan tetapi, titel top predator masih jatuh ke tangan rusher dari Team RRQ, Aby “Abaay” Siliwangi.

Abaay merupakan pemain yang sudah membela RRQ sejak tahun lalu, di FFML Season 7. Sebagai bintang muda, ia melejit pesat mampu menjadi predator pada FFIM 2022 Fall dan kemudian di FFML Season 7 dia juga menyabet gelar tersebut.

Team RRQ, RRQ, FFIM 2022 Fall, FFIM, Free Fire
Kredit: Garena

RRQ memiliki pasukan yang sangat komplit. Selain Abaay mereka juga memiliki Wira “Dutzz” Gunawan yang juga pernah menyabet titel predator.

Tak heran jika di top leaderboard predator FFML Season 8, berjejer pasukan RRQ seperti Abaay dan Dutzz sebagai dua nama besar.

Lantas, seperti apa tanggapan Abaay mengenai pencapaiannya sebagai top predator FFML Season 8? Simak ulasan selengkapnya berikut ini.

POCO Star juara FFML Season 8 League Phase
Duel RRQ dan POCO Star klimaks di FFML Season 8, Adyy: Kami akan tabrak mereka!
EVOS Divine buktikan hasil evaluasi besar di W3 FFML Season 8

RRQ Abaay tak pusingkan kejar titel predator FFML Season 8

RRQ, FFML Season 8, Free Fire
Kredit: ONE Esports

Dalam wawancara bersama Garena, Abaay memberi respons terkait status dirinya sebagai top predator di FFML Season 8.

Hingga akhir League Phase, Abaay mencatatkan total 123 elims dengan 84,146 damage sementara rekan setimnya Dutzz berada di posisi ke-3 dengan total 96 elims dan 60,103 damage.

Kolaborasi Free Fire x Demon Slayer siap dirilis, simak detailnya!

Menurut Abaay, dia tak memusingkan statistik pribadinya di top predator FFML Season 8. Baginya, semua hanyalah bonus namun kewajiban tim untuk mencetak BOOYAH adalah harus.

“Ya bagaimana, saya sih main saja. Kalau (saya) dapat kill (banyak) itu bonus. Tapi (tim dapat) BOOYAH itu harus,” ucap Abaay kepada ONE Esports.

Selain Abaay dan Dutzz, nama lain yang juga bertengger di papan top predator FFML Season 8 adalah Haidir “18Deer” Ali, Fauzan “Lozzy” Anesti, dan Aji Apri “AimGod” Wicaksono para rusher ternama.


Menanggapi apa yang disampaikan anak asuhnya, pelatih RRQ Adi “Adyy” Gustiawan turut menyampaikan jika sebelum FFML Season 8 dimulai, ia sudah membahas masalah posisi predator bersama kedua anak asuhnya, Abaay serta Dutzz.

RRQ, Team RRQ, RRQ Kazu, RRQ Adyy, FFML Season 8, Free Fire
Kredit: ONE Esports

Menurut sang pelatih, semua bukan soal anak asuhnya menjadi predator FFML Season 8 melainkan tim melaju ke FFWS 2023 Bangkok.

“Sebelum FFML mulai kami sering ngobrol bersama Abaay juga Dutzz. Benar yang dibilang Abaay, bukan tujuannya untuk menjadi predator itu hanya (objek) sampingan saja. Karena targetnya tetap (lolos) ke FFWS,” ucap Adyy.

Karakter Hayato Free Fire: Fakta, cara main dan kombo skill

Adyy menambahkan bahwa ia mengajarkan anak asuhnya untuk berfokus pada permainan secara tim dan tidak cenderung ke arah skill personal semata.

“Kalau anak-anak sendiri objektifnya ke arah teammate dan Abaay pun tidak menyangka selama 3 week dia (mencetak) 104 kill, Dutzz juga begitu sama. Namun, kill bukan objektif kami, lebih ke arah bagaimana kami tampil konsisten saja mereka sudah paham,” tambah Adyy.

Team RRQ, RRQ, RRQ Kazu, FFML Season 8, Free Fire
Kredit: ONE Esports

“(Intinya) Objektif tim harus dikedepankan dibanding objektif kill personal,” pungkasnya.

Ikuti akun resmi ONE Esports di FacebookInstagram dan TikTok untuk mendapatkan kabar terkini esports, hasil pertandingan, gosip transfer dan update harian lainnya.

BACA JUGA : Jadwal lengkap FFML Season 8, format, hasil dan cara menonton