Bigetron Delta kena psywar dari lawan? Menarik.
Gelaran Grand Final FFWS SEA Fall 2024 akan digelar pada Jumat-Minggu di tanggal 11-13 Oktober 2024 di Surabaya, Indonesia.
Salah satu wakil Indonesia, adalah Bigetron Delta yang menjadi juara FFWS ID Fall 2024 lalu. Performa Bigetron Delta memang cukup bagus bermain di tingkat SEA khususnya di FFWS SEA Fall 2024 dalam babak Knockout Stage.

Namun, yang menjadi sorotan adalah rivalitas yang terbangun antara Bigetron Delta dengan Team Falcons dari Thailand.
Sebagai tim juara Free Fire Esports World Cup (EWC) 2024, Team Falcons merasa dirugikan Bigetron Delta selama babak Knockout Stage. Mereka kerap kalah di early battle membuat perolehan poin dari Team Falcons tidak maksimal.

Tidak hanya di dalam permainan, ternyata rivalitas itu terbawa keluar. Terlihat dari salah satu pemain Team Falcons, ONEMORE yang melakukan psywar terhadap pemain Bigetron Delta, Dhika “Dhikz” Frizzi lewat platform media sosial.
Pelatih Bigetron Delta, Christian “ChrisJo” Pascoal sadar dan mengetahui hal itu. Seperti apa respons sang pelatih menanggapi tindakan tersebut?
Cara Bigetron Delta ubah psywar lawan menjadi motivasi juara FFWS SEA Fall 2024

Dalam interview media bersama Garena Indonesia, Coach Chrisjo menjawab ONE Esports terkait psywar yang terjadi antara pemainnya dengan Team Falcons.
Menurut Chrisjo, hal tersebut memang diizinkan olehnya terjadi. Sang pelatih menyatakan dia memakai psywar tersebut untuk mendorong semangat anak didiknya untuk tampil lebih baik ketika bertanding di stage nantinya.

“Sebenarnya soal psywar itu saya izinkan, saya sengaja untuk memancing emosi mereka (agar) makin semangat mengalahkan, mainnya bagus, rapi dan lainnya. Saya membangun semangat mereka secara tidak langsung,” ucap Chrisjo kepada ONE Esports.
Chrisjo menambahkan, sebagai pelatih dirinya mau anak didiknya untuk memiliki mindset harus menjadi juara.
Bagi Chrisjo, Bigetron Delta bukan hanya sekedar menjadi batu sandungan bagi tim-tim Thailand atau Vietnam. Namun, dia mau timnya bisa membuktikan bahwa mereka siap melawan siapa saja dan bisa menjadi juara pada akhirnya.
“Saya mau mindset mereka tinggi, tidak hanya sekedar yang penting top 8 supaya lolos ke Brasil, top 5 atau top 3 tapi saya pasang standarnya top 1 juara kalau perlu jadi harus juara,” tambah dia.

“Jadi mereka tidak punya standar yang lembek, dari situ saya tekankan terus bahwa mindset mereka harus seperti itu. Mereka keluar dari sana bukan main tabrakan drop zone, mungkin cuma buat too soon-in Thailand supaya tidak juara,” tuturnya.
“Tapi kami bisa nabrakin (mereka) dan menjadi juara,” pungkas Chrisjo.
Menarik melihat bahwa Bigetron Delta adalah salah satu kandidat juara di FFWS SEA Fall 2024. Semoga rivalitas dengan Team Falcons bisa membawa The Deltas untuk menjadi tim yang lebih baik dan mampu membanggakan Indonesia nantinya.
Ikuti akun resmi ONE Esports di Facebook, Instagram dan TikTok untuk mendapatkan kabar terkini esports, hasil pertandingan, gosip transfer dan update harian lainnya.
BACA JUGA : Jadwal FFWS SEA Fall 2024 Grand Final, format, hasil dan cara menonton