Setelah tidak mendapatkan dukungan dari pemerintah Swedia untuk menggelar The International 10 (TI10) di Stockholm, kini Valve telah mengumumkan jadwal serta kota terbaru yang ditunjuk sebagai tuan rumah.

Begitu panjang drama penyelenggaraan TI10. Setelah batal digelar pada Agustus 2020 di Stockholm akibat pandemi, rencana menggelar turnamen terbesar Dota 2 tersebut di kota tersebut pada 2021 pun pupus usai pemerintah Swedia tidak menilai turnamen sebagai event olahraga bergengsi.

Meski mendapat penolakan dari pemerintah Swedia, hal tersebut tak lantas membuat Valve menyerah. Mereka terus berusaha meyakinkan semua pihak dan melakukan perundingan dengan beberapa instansi terkait. Namun semuanya berujung kegagalan.

Kini Valve telah menetapkan jadwal baru serta kota lainnya di Eropa untuk menjadi tuan rumah. Pilihannya jatuh ke ibu kota Rumania, Bucharest.



Detail baru gelaran TI10

TI10, The International 10, Arena Nationala, Bucharest
Kredit: Valve

Melalui sebuah pengumuman di situs resmi Dota 2, Valve mengungkapkan bahwa turnamen ini akan digelar pada Oktober 2021 di sebuah stadion besar, Arena Nationala, di Bucharest.

Pemindahan tempat penyelenggaraan ini juga membuat persiapan akan dimulai dari nol dan membuat Valve mengundur jadwal penyelenggaraan TI10 dari semua 5-15 Agustus, kini diundur menjadi 7-17 Oktober 2021.

Fase Group Stage akan berlangsung 7 hingga 10 Oktober, sementara babak playoff alias main stage dimulai pada 12 Oktober 2021.

Nantinya pada 17 Oktober 2021, dua tim Dota 2 terbaik di dunia akan berhadapan untuk berebut Aegis dan bagian terbesar dari prizepool sebesar US$40.018.195 atau setara dengan Rp582 miliar!

Dalam pengumuman tersebut, Valve juga mengucapkan rasa terima kasih atas kemitraan yang telah terjalin dengan pemerintah Rumania dan Bucharest, dan sudah tidak sabar untuk mengajak komunitas Dota 2 global untuk berkumpul, baik secara langsung maupun virtual.

BACA JUGA: Karier Topson bakal berakhir pasca-TI10, jika OG lolos