Dengan ONE Esports Dota 2 Singapore Major akan segera digelar dalam sepuluh hari lagi ke depan, roster tim telah di-lock dan siap untuk bersaing memperebutkan hadiah sebesar US$500.000 atau sekitar Rp7,2 miliar.
Di ajang ini, akan ada banyak wajah yang telah begitu akrab di mata komunitas Dota 2 dunia, tetapi tentu ada beberapa nama yang bisa dibilang pendatang baru atau player muda yang akan melakukan debut di turnamen Major.
Berikut adalah lima pendatang baru utama yang dipercaya akan menyita banyak perhatian di Singapore Major:
5. Yopaj – Neon Esports
Komunitas Dota 2 SEA tentu akan sangat menantikan permainan yang bakal ditunjukkan oleh Erin Jasper “Yopaj” Ferrer saat ia naik ke atas panggung bersama rekan satu timnya, Neon Esports, di Singapore Major setelah penampilan fenomenal mereka di Upper Division Dota Pro Circuit (DPC) 2021: SEA.
Telah melalui perjalanan panjang sejak memulai kariernya pada 2019, Yopaj telah tumbuh menjadi player yang begitu terampil secara mekanis dengan pool hero yang luas, meski ia begitu identik dengan Earth Spirit. Preferensi untuk mendominasi lane dengan cara agresif pun telah berhasil membuat banyak tim lawan terpojok selama tahap draft dan laning.
Singapore Major akan menjadi kesempatan pertamanya untuk benar-benar membuktikan kualitas dirinya menghadapi tim-tim dari Eropa dan Cina, dan kita tentu berharap dapat melihat dia mampu menghadapi tantangan tersebut.
4. NothingToSay – PSG.LGD
Berasal dari Malaysia, midlner Cheng “NothingToSay” Jin Xiang punya banyak hal yang dapat ditawarkan setelah menghabiskan waktu di scene kompetitif Cina.
Berstatus pinjaman untuk PSG.LGD dari EHOME, NothingToSay telah berubah dari bintang pub SEA yang tidak konsiten menjadi oportunis yang lebih sabar. Anda biasanya melihanya menciptakan ruang untuk carry di meta mids yang sulit dipahami seperti Ember Spirit, Puck dan Void Spirit.
Dengan Singapore Major yang sudah di depan mata, apakah segala pengorbanannya di masa lalu di bawah bimbingan pelatih Zhang “xiao” Ning bakal berbuah hasil?
3. poyoyo – Vici Gaming
Awalnya dipilih sebagai pengganti 23savage yang tidak dapat melakukan perjalanan ke Cina karena adanya pembatasan akibat pandemi, Yang “poyoyo” Shaohan kini telah membuktikan bahwa ia dapat bersaing dengan beberapa tim terbaik yang ada di region Cina.
Meskipun terkadang terlihat bahwa ia belum memiliki cukup pengalaman, kemampuannya untuk berpindah-pindah antara farming dan team fight telah terbukti sangat berharga bagi Vici Gaming. Tim lawan harus berhati-hati jika dia bisa mendapatkan Drow Ranger atau Troll Warlord, dua hero poyoyo yang sukses besar bersama VG.
Hingga saat ini, poyoyo baru terpapar oleh META yang ada di Cina dan tidak memiliki pengalaman melawan tim internasional. Kita akan melihat bersama apakah dirinya dapat bersaing di level tertinggi.
2. Whitemon – T1
Setelah selama tiga tahun aktif bermain di level Asia Tenggara, kini Matthew “Whitemon” Filemon telah mendapatkan reputasinya sebagai salah satu player Posisi 5 terbaik di kawasan ini.
Jarang untuk melihat player support yang memiliki pengaruh besar di awal permainan seperti yang telah dilakukan oleh Whitemon, meski player asal Indonesia itu selalu menjadi salah satu player dengan net worth terendah di dalam permainan.
Meskipun kekurangan networth, entah bagaimana caranya Whitemon berhasil membuat musuh kesulitan untuk menjadikan dirinya sebagai target dalam team fight berkat positioningnya yang hebat.
Whitemon tampak begitu unggul sebagai support saat memainkan hero Disruptor, Crystal Maiden, dan Grimstroke yang hanya membutuhkan peningkatan level untuk memberikan kontribusi kepada tim dan akan menjadi ancaman besar jika dibiarkan.
1. Masaros – Fnatic
Seorang offlaner yang muncul entah dari mana pada 2020, Singapore Major akan menjadi peluang terbesar bagi Natthaphon “Masaros” Ouanphakdee untuk membuktikan dirinya dan menembus level teratas pro player Dota 2.
Player asal Thailand ini menyukai hero-hero offlaner yang sulit untuk dibunuh seperti Legion Commander, Tidehunter, dan Dragon Knight, yang biasanya memiliki kemampuan laning hebat.
Masaros tidak hanya selalu menjadi ancaman bagi musuh yang terpisah dari rekan setimnya, tetapi dia juga melepaskan beban pemain support-nya agar dapat menginvestasikan waktu dan sumber daya mereka untuk menekan jalur lain, jika perlu.
BACA JUGA: Cara menonton ONE Esports Singapore Major