Pada Sabtu (3/7/2021), salah satu tim Dota 2 Amerika Utara, Arkosh Gaming, menghadirkan sensasi dengan melepas salah satu player-nya, Kurtis “Aui_2000” Ling, dengan cara yang tidak terhormat.

Hal ini dilakukan oleh Arkosh Gaming hanya sesaat setelah mereka dipastikan gagal lolos ke The International 10 (TI10) usai di pertandingan lower bracket kualifikasi Amerika Utara (NA), mereka dikalahkan Black N Yellow dengan skor 0-2.

Melepas atau mendatangkan player adalah hal biasa di scene Dota 2 atau game lainnya. Namun, biasanya setiap organisasi akan melakukannya dengan cara yang baik atau terhormat kepada player yang bersangkutan.

Berbeda dari lainnya dan biasanya, kali ini Arkosh Gaming justru memilih untuk melepas Aui_2000 dengan cara yang tidak terhormat melalui sebuah unggahan di akun Twitter mereka.

“Merujuk kepada performa buruk dan ketidakmampuannya dalam meloloskan kami untuk diundang ke TI10 yang sangat mudah, kami berpisah dengan Aui_2000. Permainan Lion-nya yang mengerikan akan tercatat dalam sejarah sebagai salah satu paling buruk di kualifikasi mana pun dan kami senang untuk bisa menyingkirkannya. Terus terang, f* y* @Aui_2000,” tulis oficial Arkosh.



Berkah bagi Aui_2000 usai diperlakukan tak terhormat

Dota 2, Aui_2000

Mendapat perlakuan tak terhormat seperti itu tentu sangat menyakitkan bagi siapapun, termasuk Aui_2000. Meski demikian, selalu ada sisi baik yang bisa didapat dari setiap situasi buruk.

Salah satu sisi baik dari perlakuan Arkosh Gaming ini bagi sang pemain adalah berhasil membuat player asal Kanada itu mendapat atensi besar dari komunitas di media sosial. Saking besarnya, kini akun Twitter miliknya berhasil mendapatkan “verified” alias “centang biru”.

Hal ini ia ungkapkan dalam cuitan terbarunya di Twitter dengan caption: “Ditendang secara menyakitkan dari Arkosh Gaming telah memberi saya centang verifikasi di Twitter. Terima kasih @SirActionSlacks,” tulis Aui_2000.

Mungkin, centang biru yang ia dapat ini bisa menjadi sedikit pelipur lara bagi dirinya untuk terus melanjutkan karier sebagai player Dota 2. Namun apakah hal ini sepadan atau tidak atas apa yang telah ia rasakan, hanya dirinya yang tahu.

Jika melihat sepak terjangnya, Aui_2000 merupakan salah satu player Dota 2 tersukses. Player berusia 28 tahun itu pernah bermain untuk beberapa nama besar seperti Team Dignitas, Cloud9, dan Evil Geniuses, dan CR4ZY, serta pernah menjadi pelatih untuk Fnatic, Quincy Crew, Forward Gaming, dan Newbee.

Saat masih membela Evil Geniuses, ia juga merupakan bagian dari roster yang berhasil meraih gelar The International 2015 (TI5).

BACA JUGA: TI10: Mengenal kota Bucharest dan Arena Nationala sebagai tuan rumah