Tundra Esports baru saja memperkenalkan cara terbaru untuk mengacaukan pub-game dengan Keeper of the Light mid!
Leon “Nine” Kirilin memainkan hero yang biasa berperan sebagai support tersebut di midlane saat melawan T1. Namun pemilihan yang tak biasa itu justru membuahkan hasil yang benar-benar menakjubkan. Kini Tundra Esports masih belum terkalahkan di turnamen ESL One Fall 2021 berkat draft yang inovatif.
Ini bukan pertama kalinya Nine gunakan hero yang tak biasa di midlane

Midlaner Tundra Esport, Nine, adalah salah satu pemain paling kreatif di Dota 2 yang terus konsisten menampilkan hero yang tak biasa di mid.
Dia memiliki gaya bermain yang mirip dengan OG Topias Miikka “Topson” Taavitsainen. Kedua pemain ini dikenal karena kemampuannya untuk memainkan hero yang tidak biasa di midlane. Untuk kasus Nine, semua berawal dengan core Winter Wyvern.
Winter Wyvern selalu menjadi hero yang baik dalam memberikan damage. Namun, pemain biasanya mengunakan hero tersebut sebagai support karena memiliki skill heal dan disable-nya yang sangat kuat dalam team-fight.
Nine memamerkan seberapa kuat Winter Wyvern sebagai damage dealer saat melawan OG di kualifikasi regional TI10.
- Techies Dota 2 yang menyebalkan hingga membuat tim pro surrender
- Ketika 23savage dan para player Dota 2 Thailand bentuk tim Valorant
Tundra Esports membuat sejarah baru di dunia Dota 2 dengan Keeper of the Light mid

Tundra Esports langsung memilih Keeper of the Light dalam fase pick pertama dan membuat T1 berpikir jika hero itu akan berperan sebagai support. Munculnya sang hero di midlane merupakan kejutan besar untuk lawan dan semua penonton yang menyaksikan pertandingan tersebut.
Keeper of the Light telah di-buff secara signifikan di patch Dota 2 7.30. Skill Illuminate sekarang hanya membutuhkan waktu tiga detik untuk mencapai damage maksimal, itu membuatnya lebih mudah untuk mendaratkan damage besar pada musuh.
Perubahan tersebut juga memungkinkan Keeper of the Light mid untuk farm lebih efisien, terutama saat menargetkan beberapa neutral creep camp secara bersamaan.
Nine memaksimalkan mobilitas dan damage Keeper of The Light mid
Keeper of the Light adalah salah satu hero tercepat di Dota 2, dengan basic movement speed sebesar 330. Skill Ultimate-nya yang memberikan tambahan 30% movement speed semakin memperkuat mobilitas hero tersebut.
Merasa belum cukup, Nine memutuskan untuk membuat Boots of Travel, item penambah movement speed terbesar di Dota 2 yang juga memberikan kemampuan untuk berteleportasi ke mana-mana.
Selain mengoptimalkan mobilitas, Nine juga menggunakan beberapa item damage seperti Null Talisman dan Dagon untuk menghancurkan musuh. Kombinasi item ini membuat Keeper of The Light mid menjadi ancaman yang lincah dan mematikan.
Nine mengakhiri pertandingan dengan KDA impresif 16-1-14. Akan menarik untuk menyimak apakah selanjutnya Keeper of the Light bakal menjadi pilihan utama di midlane.
Kalian dapat menyaksikan seluruh rangkaian turnamen ESL One Fall 2021 di channel Twitch ESL.
BACA JUGA: Alasan Bounty Hunter menjadi hero paling wajib di revamp di Dota 2