Dramatis! Satu kata yang pantas menjelaskan kemenangan timnas AOV Indonesia atas Thailand di semifinal upper bracket SEA Games 2019.

Indonesia mendapat perlawanan luar biasa dari Thailand. Tiga game harus dilewati yang mana ketiganya berjalan cukup ketat.

Wyvorz, Pokka, Fall, Hanss, dan Wiraww harus berjuang ekstra keras. Pada game pertama, Indonesia bermain nyaris 30 menit.



Permainan alot dan tempo yang relatif lambat menjadi faktor. Apalagi adu strategi diperlihatkan. Beruntung, Indonesia mampu mengambil game pertama.

Pada game kedua, Thailand bermain cepat. Mereka terlihat ingin cepat menyelesaikan game dan tampil begitu agresif. Dealer Damage dari Indonesia seperti Fall dan Hans pun tak mampu farming dengan sempurna di game kedua.

War hampir selalu dimenangkan oleh tim Thailand. Hingga akhirnya game kedua diambil mereka. Game ketiga mau tak mau harus dimainkan.

Pada game penentu, sebuah epik comeback benar-benar terjadi. Indonesia tertekan. Permainan cepat diperlihatkan Thailand. Kill demi kill pun didapatkan.

Fallah yang biasanya adalah midlaner, bermain sebagai Archer dan menggunakan Hilda pada laga ini. Ia hanya sekali ikut war di akhir match.

Indonesia nyaris kalah. Empat player Indonesia selain Fallah berhasil dibunuh pada war terakhir. Bahkan base turret Indonesia tinggal secuil lagi sebelum Fall berhasil membuat triple kill yang berujung wiped out untuk Thailand.

Tak ayal satu push pada arah tengah dilakukan tim Indonesia. Thailand tak mampu bertahan sampai comeback benar-benar terjadi. Timnas AOV Indonesia dipastikan melaju ke grandfinal AOV SEA Games sembari menunggu lawan.

BACA JUGA: Jadwal lengkap timnas esports Indonesia yang tersisa di SEA Games 2019